Peduli Korban Banjir, Mahasiswa Galang Dana TNI Bantu Bayi

Oleh

Aceh Barat, Asatu.top - Paska musibah banjir melanda warga di Aceh Utara dan Aceh Timur, sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bina Bangsa Meulaboh sudah satu pekan berdiri di jalan, mereka menggalang bantuan dari warga pantai barat-selatan demi saudaranya yang tertimpa bencana.

"Sudah hampir seminggu kami galang dana di depan kampus. Sudah Rp4 juta lebih dana terkumpul. Sabtu ini, Insya Allah akan kami serahkan langsung pada warga korban banjir di sana," kata Irfan Hardiansyah, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Bina Bangsa Meulaboh melalui telepon seluler, Kamis 17 Desember 2020.

Irfan Hardiansyah berharap warga ikut peduli dengan nasib korban yang sedang dilanda musibah di tengah pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, prajurit TNI yang bertugas dijajaran koramil Beutong juga ikut prihatin. Pasukan Kodim 0116 Nagan Raya ini membantu perlengkapan bayi bagi korban bencana alam melalui mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pelita Nusantara Nagan Raya, saat menggalang dana di Ulee Jalan Ibukota Kecamatan Beutong, di Alue Bili Ibukota Darul Makmur dan Simpang Peut, Kuala.

"Sudah Rp4,8 juta uang terkumpul. Ada bantuan peralatan bayi dari pak koramil beutong dan pemberian pakaian jadi dari pedagang pekan simpang peut, kuala," kata Muhammad Kadafi, Koordinator Penggalalangan Dana Kampus STIAPEN Nagan Raya.

Hasil penggalangan dana tersebut, Muhammad Kadafi bersama teman mahasiswanya berencana akan membeli pakaian sekolah guna membantu adik-adik siswa korban bencana banjir di Aceh Utara dan Aceh timur.

Kadafi juga berharap bantuan sebaliknya dari warga di sana, jika warga di pantai barat Aceh menderita

Komentar

Loading...