Akibat Polusi Beracun, Perusahaan Mifa Bersaudara Dan PLTU Wajib Relokasi Warga

Oleh
Ali Muhammad Aji, Foto (Dokumen pribadi)

Nagan Raya, Asatu.top - Demi keselamatan ribuan jiwa masyarakat, akibat polusi berbahaya yang timbul dari pembangkit listrik uap batubara, perusahaan Mifa Bersaudara, PLTU satu, dua, tiga dan empat diminta segera mengevakuasi warga.

Hal tersebut disampaikan Aji, seorang mantan wartawan dihadapan warga saat kopi siang di Warkop Aneuk Aceh Tulen di Desa Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Aceh, Sabtu 28 November 2020.

"Perusahaan wajib memperhatikan keselamatan dan kesehatan warga yang berdomisili disekitar proyek. Sebab ini juga sama bahaya seperti Covid19," kata Aji.

Menurut Aji, PT Mifa Bersaudara dan PLTU dari waktu ke waktu kerap mengotori udara beracun termasuk merkuri, timbal, arsenik, kadmiun dan partikel halus yang telah menyusup ke dalam paru-paru masyarakat yang tinggal di sekitar PLTU Batubara tersebut.

Akibatnya beragam masalah kesehatan mengintai masyarakat mulai dari peningkatan risiko kanker paru-paru, stroke, penyakit jantung, dan penyakit pernapasan.

Untuk itu, Aji bersama warga disekitar berharap perusahaan wajib melakukan ganti rugi tanah dan rumah agar warga segera menjauh dari sumber asap beracun itu.

Komentar

Loading...