Ketua PWI Aceh Launching Media Terdakwa UU ITE

Oleh

Aceh Barat , Asatu.top - Tersangka dugaan kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Fitriadi Lanta mendirikan satu perusahaan media mainstream online

Media mainstream online adalah media yang memanfaatkan medium internet sebagai sarana penyebaran informasi yang mempunyai badan hukum, Karena dalam UU Pers No. 40/1999 juga disyaratkan perusahaan pers harus berbadan hukum, misalnya: Perseroan Terbatas (PT), Yayasan, atau Koperasi.

Chief Executive Officer (CEO) BIMC.COM Fitriadi Lanta, mengatakan berdasarkan Pers No. 40/1999 Pasal 9. Setiap warga negara Indonesia dan negara berhak mendirikan perusahaan pers.

"Meski saya masi status tersangka atas penyebaran video kasus dugaan pengeroyokan tgk jenggot di pendopo februari lalu, namun saya juga warga Negara indonesia," sebutnya.

Dalam menjalankan tugas sebagai wujud kontribusi mengisi kemerdekaan dan perdamaian Aceh, Bimcmedia bertekat menghadapi tantangan global guna mencerdaskan anak Bangsa, kami akan menyajikan berita yang kredibel, tajam dan berimbang, terserah bila ada pihak tidak menyikapinya, tegas Ketua Umum Forum KMBSA tersebut

Sementara itu, Ketua Persatua Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tarmilin Usman dalam sambutannya dihadapan para undangan mengatakan, sebenarnya untuk hari ini tidak ada waktu hadir ke Meulaboh namun karena undangan anak-anak muda kreatif dalam peresmian media dirinya terpanggil untuk datang

Media siber yang baru berusia satu bulan sudah memiliki pembaca mencapai ribuan, jangan dianggap spele, mendirikan media juga bukan perkara mudah, semoga kru bimcmedia fokus dalam menjalankan nya.

" Yang menarik, Saudara fitriadilanta berstatus
dakwa masih sempat memikirkan bagaimana mencerdaskan Anak Bangsa, Itu luar biasa, dalam pengawasan pengadilan dia lounching bimcmedia.com, terharu saya" Ujar Ketua

Tarmilin dalam kesempatan tersebut juga meminta kepada Perwakilan Rektor UTU, Danrem 012/TU, Kapolres, Dandim, Ormas dan Lsm untuk mendukung dan bekerjasama dengan bimcmedia.com, supaya media tersebut menjadi referensi minimal barat selatan Aceh.

Pesan khusus disampaikan agar media menjaga nama baik pers, jurnalis bekerja dengan aturan, jangan memeras serta bermitra dengan semua pihak dengan tujuan sesuai pasal 1 kode etik jurnalistik agar wartawan tidak berprasangka buruk. tambahnya

Usai sambutan, didampingi Perwakilan UTU, Kapolres, Danrem, Dandim, MAA, dan Pengurus Media, Tarmilin membuka tirai lounching bimcmedia.com sebagai tanda peresmian.

Komentar

Loading...