Sempat ditolak Pihak Keluarga, Ahkirnya Pemakaman Pasien Reaktif Sesuai SOP

Oleh

Nagan Raya, Asatu.top - Pasien Reaktif covid 19 meninggal dirumah sakit Sultan Iskandar (SIM) Kabupaten Nagan Raya, Kamis 27 Agustus 2020.

Sebelumnya pasien Dalam Perawatan (PDP) Pada, Rabu 27 Agustus 2020 sekira pukul 22.00 Wib pasien dibawa ke RSUD SIM Nagan Raya dengan gejala demam dan sesak napas Pasien dan telah dilakukan Rapid Test dengan hasil reaktif

Dan adapun identitas pasien "Reaktif" yang telah meninggal dunia yaitu berinisial MU warga kecamatan Kuala pesisir.

Kapolres Nagan Raya AKBP Risno SIK
melalui Kapolsek kuala Ipda Faisal, riza SH, MH membenarkan telah meninggal satu pasien pasien Dalam Perawatan (PDP) yang hasil reaktif tadi pagi pukul 09.00 wib, yang inisial MU keterangan di Kartu penduduk warga kuala pesisir.

Namun, Anak pasien yang insial MC yang bekerja Tim Gugus Tugas / PSC membawa pulang jenazah ke rumahnya dengan menggunakan Mobil Ambulance BL-9137-V Milik PSC Kabupaten. tanpa persetujuan/Izin pihak rumah sakit dan membawa jenazah ke Dusun Beringin jaya kecamatan Kuala

Adapun alasan pihak keluarga membawa jenazah karena Pihak Keluarga Sehari sebelumnya telah melakukan Rapid Test Mandiri dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten dan hasilnya Non reaktif/Negatif.

Untuk itu, personil Polsek Kuala dan Koramil 08/Kuala, Direktur RSUD SIM, Dinas kesehatan Nagan raya melakukan kordinasi dengan Keluarga agar pemulasaran Jenazah tetap menggunakan Protokol Kesehatan.

Sambung kaplosek Ipda Faisal, riza SH, MH,
Proses pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol kesehatan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kab Nagan Raya yang didampingi oleh pihak Keluarga di rumah kediaman jenazah dengan menggunakan APD milik RSUD SIM.

"Sebelumnya Pihak keluarga Pasien tidak terima apabila jenazah dimakamkan secara Protokol kesehatan Covid-19, namun setelah disampaikan penjelasan dari pihak Koramil 08/Kuala dan Polsek Kuala serta pihak Tim Gugus Tugas penanganan Covid -19 Kabupaten. Nagan Raya, pihak keluarga dapat menerima dan mengerti dan ikhlas Jenazah di makamkan secara protokol kesehatan," tutup Kapolsek Kuala Ipda Faisal, riza SH, MH,.

Komentar

Loading...