Dewan Pers Menyarankan Agar Modusaceh.co Meminta Maaf Kepada Fitriadi Lanta Cs

Oleh
Kuasa hukum Fitriadi Lanta, Akrim dan Tengku zahidin, Putra Paratama Sinulingga, S.H

Aceh Barat, Asatu.top - Kuasa hukum Fitriadi Lanta, Akrim dan Tengku zahidin, Putra Paratama Sinulingga, S.H. mengatakan bahwa Laporan nya terhadap pemberitaan media Online Modusaceh.co telah mendapatkan tanggapa positif oleh Dewan Pers di Jakarta.

Menurutnya dalam surat yang di terima nya dari dewan pers tersebut, ada 12 berita yg dilaporkan ke dewan pers, dan ke semua berita tersebut berdasarkan rekomendasi dan analisis sementara Dewan Pers berita tersebut melanggar Kode Etik Jurnalis dan UU Pers.

Putra Paratama Sinulingga, S.H, menjelaskan dalam surat yang diterimanya tersebut sangat dijelaskan mengenai prosudur penyelesaian yang akan ditempuh untuk persoalan tersebut diantaranya melalui surat menyurat jika rekomendasi dewan Pers yg menyarankan agar Modusaceh.co meminta maaf kepada klien nya dan kepada para pembaca di setujui oleh Pengadu dan Teradu, melalui mediasi dan ajudikasi yang akan ditentukan oleh dewan pers jika Pengadu dan Teradu tidak setuju terhadap rekomenasi dan penilaian sementara dewan pers.

Namun kuasa Hukum Fitriadi Lanta, Akrim dan Tengku zahidin, akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan para Kliennya tersebut. Guna memastikan mekanisme apa yang akan diambil untuk menyelesaikan sengketa antara klien nya dengan Modusaceh.com.

Menurutnya, pelaporan media online ke dewan pers ini karena media online tersebut menulis tidak sesuai dengan fakta.

Dijelaskannya, penulisan yang dilakukan media tersebut tanpa melakukan korscek kepada Kliennya dan berita - berita tersebut terkesan menghakimi sehingga membuat nama baik klien nya tersebut merasa tercemar

"Mereka dalam membuat berita tanpa kroscek kepada kami klien kami seakan -akan berita yang mereka buat adalah berita yang benar bahwa klien kami telah melakukan perbuatannya yang melanggar hukum apa lagi tanpa konfirmasi kepada klien nya," jelasnya

Dikatakan putra, media tersebut telah kami peringatkan untuk membuat berita sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik sesuai fakta dan  tidak tendensius.

"Sebelumnya media tersebut telah diperingatkan agar menulis berita sesuai fakta, tidak menghukum dan jangan provokatif. Tetapi, media-media  tersebut tetap memberitakan yang seolah-olah  memihak (tendensius)," katanya.

Lebih lanjut Putra mengatakan, selain berita tendesius, alasan melapor ke Dewan Pers  tersebut karena kliennya merasa dirugikan terhadap semua berita yg dilaporkan nya tersebut.

Menurut nya pihaknya melaporkan media modusaceh.com. ke Dewan Pers bukan karena tidak senang dengan Profesi Jurnalis yanv menyampaikan fakta dan kebenaran.

"Kami sangat menghormati profesi wartawan sebagai penyampai informasi yang benar, lengkap dan memberikan edukasi kepada para pembaca dan audiensnya, dan kita tunggu saja bagaimana penyelesaiannya dan sanksi nya apa. kita serahkan ke Dewan Pers untuk ditindaklanjuti nya, agar kehidupan pers yang bebas, bertanggung jawab dan sehat dapat terwujud dalam sebuah negara yang demokratis," tutupnya.

Komentar

Loading...