Penyelesaian Dugaaan Tindak Pidana Endatu Project, Tarmizi Idris Minta MAA Ikut Kontriobusi

Oleh
Tokoh Muda Nagan Raya yang lahir di Meulaboh, sedang Memanggang mikrofon, Foto ( Dokumen pribadi)

Nagan Raya, Asatu.top - Dugaan konten youtube yang dilakukan Endatu Project yang telah menyakiti perasaan masyarakat Aceh Barat.

Konten Youtube tersebut yang dilakukan sekelompok Pemuda Nagan Raya pada akun Endatu Project dengan narasi "nyan awak Meulaboh, pajoh bu ngen boh manok reboh (itu orang Meulaboh, makan nasi dengan telor ayam rebus)" dan nyan cewak Meulaboh, disuek siluwe hana sesuai ngen tuboh (itu cewek Meulaboh, pakai celana tidak sesuai dengan tubuh)" Sehingga segilintir pemuda Aceh Barat melaporkan akun tersebut.

Tokoh Muda Nagan Raya yang lahir di Meulaboh Tarmizi Idris mengajak pihak terkait untuk mengambil peran untuk memfasilitasi kembali agar persolan ini diselesaikan secara damai. Tentu pemerintah daerah dalam hal ini MAA ikut berkontribusi agar permaslahan ini bisa selesai.

Sebelumnya, sambung Tarmizi Idris, kedua Polres Aceh Barat dan Nagan Raya telah dimediasikan kedua pihak, namun tidak ada titik temu sehingga perwakilan pemuda Aceh Barat kembali melaporkan akun Endatu Project.

Tarmizi Idris sependapat yang disampaikan, dosen Universitas Teuku Umar M Yunus Bidin, disalah satu media, bahwa tidak semua persolan harus diselesaikan Meja Hijau. Namun masih ada sistem hukum adat yang dapat dijadikan rujukan penyelesaian permaslahan tersebut.

"Sebagaimana Diatur dalam undang- undang No. 44 thn 1999 dan Qanun Aceh No. 9 Tahun2008 tengang Pembinaan adat. Apalagi Nagan dan Aceh barat miliki historis maupun sosioligi yang tidak bisa dipisahkan," tutup.

Komentar

Loading...