Ratusan Keluarga Besar Akrim Datangi Polres Aceh Barat, Kenapa ?

Oleh

Aceh Barat, Asatu.top - Seratus masyarakat yang berasal dari Tiga kabupaten, yakni Nagan Raya, Aceh Barat, dan Aceh Jaya yang mangaku keluarga besar Akrim mendatangi kantor polisi guna menanyakan alasan tidak diberikan penangguhan penahanan terhadap Akrim kini ditahan di polres Aceh barat atas dugaan pengeroyokan atas T. Dedi Iskandar Januari lalu.

Keluarga besar Akrim yang datang dengan menggunakan mobil bak terbuka, minibus dan sepeda motor terdiri dari laki-laki dan perempuan serta anak-anak , berkumpul sekitar pukul 13.20 wib di halaman polres Aceh barat,

Salah seorang keluarga tahanan Sulaiman kepada Mengatakan, maksud dan tujuan kedatangan ke polres Aceh barat untuk menjenguk saudaranya bernama Akrim, dia ditahan pasca ditarik kasus pendopo ke Polda Aceh yang juga terkait utang hingga terjadi pemukulan Tgk janggot yang diduga dilakukan Bupati Ramli

Sehingga Akrim menjadi tahanan polres bersama T.Erizal salah satu anggota Distabilitas setelah sebelumnya ditetapkan tersangka Umar Dani dan Darmansyah alias Mansyah diduga atas kasus pengeroyokan saudara T. Dedi Iskandar terkait masalah utang tidak kunjung dibayar, yang terjadi pada Januari lalu, di warung kopi El Nino

Dengan itu, Perwakilan Keluarga akrim akhirnya bertemu dengan Kasat Reskrim Aceh Barat dan menanyakan alasan tidak diberikan penangguhan penahanan kepeda Akrim,

"Maka itu, kasat Reskrim Aceh Barat menjelaskan karena ada Mansyah yang sudah tidak lagi melapor ke polres Setelah diberikan penangguhan yang juga ditanggung jawab oleh akrim, ujar leman menuru pernyataan kasat.

"Masyah telah menghilang, maka penangguhan penahanan terhadap akrim tidak dapat di proses, suruh dulu mansyah datang ke polres" kata kasat dikutip Sulaiman

Saat ditanya mansyah dengan Akrimkan berbeda, mansyah lari kenapa akrim tidak diberikan penangguhan, kasat mengatakan karena dulu akrim penanggung jawab terhadap saudara Mansyah, ujarnya menjawab pertanyaan keluarga Akrim

Ditanya Setelah mendengar tanggapan Kasatreskrim polres Aceh barat apa keluarga akrim ada rencana bertahan di polres, Sulaiman menjelaskan rombangan akan kembali ke kediaman masing-masing namun pihak keluarga akan menempuh jalur hukum demi mendapatkan keadilan.

Jumlah massa yang datang dari keluarga akrim dan keluarga istrinya lebih kurang sekitar 150 orang, namun pihaknya tidak melancarkan aksi hanya bersilaturahmi dan ingin mendapatkan keakuratan informasi apa alasan saudara akrim tidak bisa ditangguhkan sehingga menjadi bahan untuk, kaji lebih dalam, ujarnya

"Desakan untuk penangguhan karena istrinya sudah hamil tua, anaknya kecil-kecil selalu menanyakan ayah, dirinya sering asma dan bukan penjahat berkelas hanya kasus tagih utang pada T.Dedi Iskandar yang kami ketahui jangankan dipukul dicokehpun tidak hanya diminta kwitansi diteken, nyatanya jadi tersangka. Pintanya

Terkait dengan utang Akrim pada Dedi Iskandar, pihak keluarga akan menagihnya kembali, jangan dia menganggap selesai karena akrim telah berhasil dia penjarakan, masih ada keluarga dan bukti miliki, tukas leman dibenarkan kakak kandungnya Supriati.

Komentar

Loading...