Pengadilan Negeri Tapaktuan Mengeksekusi Sebidang Tanah Milik Warga Abdya

Oleh

Abdya, Asatu.top  – Sebidang tanah bangunan toko berukuran 92 Meter, milik Syukri warga asal Gampong Meudang Ara, kecamatan Blangpidie, kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), di eksekusi  juru sita Pengadilan Negeri (PN) Tapaktuan, pasalnya tanah bangunan Toko tersebut sudah di lelang tim lelang PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI),  karena Syukri menunggak dan sudah di menangkan Darwis warga Gampong Tinggi kecamatan Blangpidie kebupaten setempat.

Eksekusi pengosongan tersebut bukan tanpa alasan, Syukri selaku termohon eksekusi telah di panggil satu kali secara patut dan sah untuk menghadap ketua Pengadilan Negeri Tapaktuan untuk di tegur (Aanmaning) pada tanggal 5 Februari 2018.

Sementara Darwis selaku pemenang lelang merasa segan menempati tanah bangunan Toko tersebut karena belum di kosongkan, Syukri yang selama ini di sewakan kepada Azmi , sehingga Darwis mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Negeri Tapaktuan.

“Satu – satunya jalan keluar untuk bisa menempati bangunan toko tersebut pihak Darwis mengajukan permohonan eksekusi ke PN Tapaktuan” kata kepala PN Tapaktuan Zulkarnain, SH,. M. H kepada wartawan di Blangpidie, Rabu 9 Mei 2018.

Sebenarnya, tambah Zulkarnain, eksekusi pengosongan ini tidak terjadi jika Syukri dengan suka rela mengosongkan Toko tersebut.

“ Seharusnya delapan hari setelah ditegur, Syukri sudah harus  mengosongkan toko tersebut, jika tidak maka akan kita eksekusi”. Tuturnya

Pada saat proses eksekusi pengosongan bangunan toko tersebut turut melibatkan puluhan personil Polsek Blangpidie, Personil TNI dan Satpol PP, juga di saksikan langsung, Kapolsek setempat IPTU Karnofi, Camat Blangpidie, Zulbaili Latif dan kepala PN Tapaktuan Zulkarnain, SH,. M. H

Komentar

Loading...