IPNR, Desak Dinas Pendidikan Nagan  Raya Untuk Segera Buat Qanun Tentang Pelarangan Keyboard Disekolah

Oleh
Ketua UMUM IPNR, ISHANI, Foto (Ist)

Nagan Raya, Asatu.top  - Ikatan pemuda Nagan Raya (IPNR) mendesak kepada Majelis Pendidikan Daerah  (MPD) dan dinas pendidikan  kabupaten setempat, untuk segera  membuat  qanun tentang pelarangan  Keyboard dalam dikegiatan perpisahan Sekolah, Baik itu tingkat kanak – kanak (TK)  hingga  Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sebab menurut  ketua IPNR, Ishani, kegiatan perpisahan siswa (i) sekolah  yang mengadakan  hiburan yang mengunakan Keyboard sangatlah bertentangan  dengan Slogan Bupati  Nagan Raya yakni (agama tapekeng dan budaya tajaga).

“ Padahal ketua MPD Nagan raya telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh sekolah, baik TK, SMP, SMA  untuk tidak diadakan Keyboard  pada kegiatan apapun, baik perpisahan maupun ulang tahun, namun himbauan tersebut tidak di indahkan pihak Pengelola SMPN 2 Darul Makmur, dimana pada perpisahan sekolah tersebut, mengadakan Keyboard, seharusnya pihak  pengelola mengangkat budaya local untuk ditampilkan, agar anak  didik paham tentang budaya endatu,” katanya.

Dengan itu, mendesak pihak MPD maupun dinas pendidikan untuk segera membuat peraturan atau qanun tentang ditiadakan Keyboard setiap sekolah pada sangat perpisahan maupun jam pelajaran, sebab itu bukan budaya endatu.

“IPNR  mendukung penuh jika pemerintah akan memeberi sanksi kepada sekolah2 yg mengadakan Keyboard,baik saat perpisahan maupun acara  lain, dengan tujuan memperkuat slogan pemerintah Nagan Raya yaituagama tapekeng dan budaya tajaga,” tutupnya.

Komentar

Loading...