Nelayan Krueng Sabee Mulai Resah

Oleh

Aceh Jaya, Asatu.top – Ketua Krueng Nelayan Kemukiman Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya, Yahya,  mulai resah  sebab beberapa bulan terakhir ini maraknya terjadi peracunan ikan,  yang diduga di lakukan para pemancing, sehingga berdampak hilangnya ekonomi para nelayan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, para nelayan tradisional Kemukiman Krueng Sabee, sudah melakukan Sosialisasi dengan memasang Himbauan, namun hal tersebut tidak di indahkan para pelaku peracun ikan.

“Ada oknum pemancing  yang melakukan peracunan ikan,  sehingga ikan hilang di sungai  Gp. Mon Mata yang menjadi mata pencaharian Kami untuk memenuhi kebutuhan Rumah Tangga,” katanya

Ia  Berharap kepada pihak berwajib agar menangkap pelaku yang telah meracun ikan di wilayah krung Sabee. Karna kalau ini terus di biarkan maka sangat di sayangkan, apa lagi akibat  peracunan tersebut yang mati sampai kebaby ikan.

Sementara Mantan Ketua JPKP Aceh Jaya Fajri Azhari juga mendesak pihak terkait agar malakukan tindakan tegas, terhadap pelaku peracunan ikan yang marak terjadi sebagai mana yang maksud dalam  Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Perikanan,

“Dalam pasal 84 dituliskan bahwa menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal 6 tahun serta denda maksimal sebear Rp1,2 miliar,” sebut Fajri

Komentar

Loading...