Mayat Wanita Separuh Baya Terapung Dipulau Banyak

Oleh
ilutrasi

Aceh Singkil, Asatu.top - Mayat wanita paruh baya tanpa identitas ditemukan oleh nelayan mengapung di wilayah perairan Pulau Tambarat, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (6/2) siang sekira pukul 13.30 WIB.

Sekretaris Satuan Tugas Sar Kepulauan Banyak Yudistira mengatakan mayat wanita yang diperkirakan berusia 50 tahun dengan mengenakan celana rangkap, bagian luar berwarna coklat dan dalam bercorak batik merah serta kerudung warna campuran hijau biru itu pertama kali ditemukan oleh Andi seorang nelayan Tapak Tuan, Aceh Selatan.

"Informasi adanya mayat perempuam itu dari nelayan Tapak Tuan atas nama Andi, kemudian saksi menyampaikan kepada Antaruddin, Panglima Laut Kecamatan Pulau Banyak Antaruddin, selanjutnya panglima laut melaporkan ke Tim SAR Gabungan," kata Yudistira.

Mendapat informasi itu, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satgas Sar, Pos AL Pulau Banyak, Pos Pol Pulau Banyak Barat, Koramil, Panglima Laut, Kepala Desa Haloban, Petugas Kesehatan dan beberapa orang masyarakat langsung menuju ke lokasi dengan menggunakan dua unit Speed Boat untuk melakukan evakuasi mayat tersebut.

"Sekitar pukul 15.30 WIB, kami sampai di lokasi dan langsung mengevakuasi mayat yang terapung, mayat kemudian kami bawa ke Pulau Tambarat, Pulau Banyak Barat untuk di salatkan dan di makamkan," ujar Yudistira.

Selain mengenakan pakaian, ciri lain yang dapat dikenali dari mayat wanita itu masih tersisa rambut berwarna putih (uban) dan ciri fisik berdahi lebar dan berbadan pendek.

Komentar

Loading...