GeRAK Apresiasi Desa Ini, Apa Sebabnya?

Oleh
Keuchik Desa Seuneubok Teungoh saat diberi kesempatan untuk memaparkan pengalamannya dalam menerapkan transpansi pengelolaan dana desa dan gampong serta dalam diskusi kelompok terarah di Aula kecamatan setempat, Kamis (1/3) kemarin (Foto: Rino)

Asatu, Arongan Lambalek – GeRAK Aceh Barat mengapresiasi keseriusan aparatur Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat dalam menerapkan asas pemerintahan yang baik dan telah melakukan transparansi dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa dan gampong di desa itu.

Menurut Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syahputra, desa yang dipimpin oleh Keuchik Arifin ini menunjukkan beberapa tanda-tanda adanya implementasi asas pemerintahan (good government) yang ditunjukkan dengan adanya keterlibatan hampir seluruh elemen masyarakat desa dalam berbagai musyawarah baik di tingkat dusun ataupun gampong.

“Pantauan kami di lapangan, desa ini telah secara mandiri dengan tanpa adanya unsur paksaan ataupun dorongan pihak lain dimana aparatur secara aktif dengan melibatkan warga melakukan musyawarah baik di tingkat dusun juga gampong. Semua aspirasi masyarakat juga ditampung baik, khususnya dalam Rancangan Kegiatan Pengelolaan Anggaran (RKPG), dimana asas demokrasi diterapkan dengan baik disitu,” ujar Edy saat ditemui disela-sela salah satu kegiatan diskusi grup terarah di Kecamatan Arongan Lambalek, Kamis (1/3).

Ditambahkan, Desa Seuneubok Teungoh adalah salah satu desa yang mempercayakan Kader Duek Pakat Gampong (KDPG), kelompok perempuan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari tim penyusun RKPG.

Adapun KDPG merupakan wadah lintas komunitas yang diisi oleh warga desa khususnya remaja putra dan putri di desa tersebut.

“Dari segi transparansi, Desa Seuneubok Teungoh juga menunjukkan keseriusannya dengan adanya pemasangan papan transparansi (baliho, red) mengenai pengelolaan dana desa dan gampong,” katanya.

Sementara itu, Keuchik Seuneubok Teungoh, Arifin mengaku bahwa pencapaian tersebut merupakan “buah” dari usaha yang dibarengi oleh niat yang ikhlas dan tulus.

“Dan pastinya berkat kerjasama seluruh anggota masyarakat. Kalau memang dikatakan desa kami telah menerapkan asas pemerintahan yang baik dan juga transparans, maka itu berkat semua warga desa,” ujarnya, Kamis (1/3), saat diberi kesempatan untuk memaparkan pengalamannya dalam menerapkan transpansi pengelolaan dana desa dan gampong dalam diskusi kelompok terarah di aula kecamatan setempat.

Untuk diketahui, Seuneubok Teungoh merupakan salah satu dari tiga desa dampingan GeRAK Aceh Barat dalam implementasi program Social Accountability Public Participation(SAPP) yang lahir berkat kerjasama The Asia Foundation dan didukung oleh Kolaborasi Masyarakat Peduli untuk Kesejahteraan (KOMPAK).

Dua desa lainnya yakni Simpang Peut dan Peuribu di kecamatan yang sama. Program SAPP telah dilaksanakan oleh GeRAK selama 2 tahun terakhir yang disambut baik oleh masyarakat di tiga desa tersebut.

Komentar

Loading...