Sat Res Narkoba Abdya Bekuk Ibu Rumah Tangga

Oleh
Daun Ganja, Foto ( IST)

Abdya, Asatu.top  -  Satuan Resese Nerkorba  Abdya, menangkap  seorang ibu rumah tangga,  Ros ( 40) yang diduga menjual  Narkotika jenis ganja. Dari tanggan terduga terdapat 38 bungkus ganja kering yang siap diedarkan.

Kasat res Narkoba Polres Abdya, Ipda Mahdian Siregar di Blangpidie,mengatakan, ibu rumah tangga tersebut ditangkap pada hari Jumat (23/2) di rumahnya Desa Alu Sungai Pinang, Kecamatan Jumpa, Kabupaten Abdya.

Di hari yang sama, polisi juga menangkap dua orang laki-laki pemakai narkotika jenis ganja di lokasi proyek pembangunan pasar modern di Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie. Barang haram itu diperoleh dari Ros.

Awalnya, sebelum sholat Jumat, pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa dilokasi proyek pasar modern ada orang menghisap ganja. Jadi, berdasarkan informasi itulah sekitar pukul 14.00 WIB, petugas langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi, setiba di TKP, polisi menemukan MW (48) alias PM warga Desa Mata Ie, Kecamatan Blangpidie. Saat kita lakukan penangkapan, dia sempat membuang ganja dari saku bajunya. Setelah diamankan petugas menanyakan pada tersangka ganja diperoileh dari mana," ujarnya, selasa, (27/02).

Lanjutnya, Sat res Narkoba  Abdya  pada hari itu  jug,a lakukan pengembangan berdasarakn keterangan, MW,  barang haram tersebut didapat dari TAS (41) Alias Tengku Agam, Warga Desa Alu Sungai Pinang, Kecamatan Jeumap.

“Tidak lama kemudian, aparat kepolisian menangkap Teungku Agam sekaligus melakukan pengeledahan dan mempertanyakan dari mana asal narkotika tersebut. Disebutlah ganja itu dibeli pada Ros, yakni istri Cekli warga Desa Alu Sungai Pinang," sebut.

Pada hari Jumat itu juga, kata dia, sekitar pukul 15.00 WIB, petugas polisi langsung turun lagi ke Desa Alu Sungai Pinang, Kecamatan Jumpa, untuk melakukan pengeledahan di seputaran rumah Cekli, dan ditemukan 38 bungkus ganja siap edar di dalam kotak.

"Selain barang bukti ganja, dari sana kita juga megamankan Ros bersama anaknya. Sedangkan Cekli sudah duluan lari. Jadi, berdasarkan hasil keterangan, anaknya itu tidak mengetahui sama sekali peristiwa jual beli ganja tersebut, terkecuali ibunya," Tutupny.

Komentar

Loading...